TOPIKMETRO.COM - Pasangan Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana bertekad memenangkan Pilkada Kota Surabaya yang digelar 9 Desember mendatang. Oleh sebab itu Tri, Wisnu dan DPD Relawan Pejuang Demokrasi (Redpem) merapatkan barisan serta menyusun strategi pemenangan.
Salah satu yang dilakukan yakni Repdem bertekad menggerakkan semua organisasi sayap dengan induk partainya, PDIP. Repdem Jatim, menurunkan tim siluman yang bertugas menghimpun dukungan dari berbagai elemen masyarakat.
"Utamanya, yang terus kami gerakkan selain mahasiswa, juga masyarakat miskin kota, buruh tani dan nelayan," kata Koordinator Repdem Wilayah Jatim, Abdi Edison dalam acara Konsolidasi Repdem Jatim Untuk Pemenangan Pilkada Serentak di Hotel Utami, Sidoarjo, Minggu 6 September 2015.
Keberadaannya menyebar, tidak terkoordinir dan tidak terstruktur. Membaur di masyarakat untuk menyampaikan pesannya.
Mereka akan bergerak cukup massif dengan menggalang dukungan.
"Kami akan bangun forum-forum informal pendidikan demokrasi di Surabaya, sekaligus menyosialisasikan visi dan misi pasangan Risma-Wisnu," dia menambahkan.
Tidak hanya untuk di Surabaya, Repdem juga bergerak di seluruh wilayah Jawa Timur untuk memenangkan seluruh pasangan yang direkomendasikan oleh PDI-P.
"Tim akan mengangkat isu-isu strategis yang sedang berkembang di tengah masyarakat setempat sebagai wilayah garap PDI-P," dia menjelaskan.
Sementara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya, mengundur lagi masa pendaftaran pasangan calon walikota dan wakil walikota Surabaya dari yang semula 6-8 September, menjadi 8-10 September. Keputusan itu diambil setelah berkonsultasi dengan KPU Pusat dan hasil rapat kordinasi sengketa Pilkada Surabaya bersama Panwaslu Surabaya, Bawaslu Jatim dengan parpol terkait yakni Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN).