 |
| Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Iza Fadri |
TOPIKMETRO.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Iza Fadri menegaskan jika selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember mendatang dan di salah satu tempat yang ikut melaksanakan Pilkada tersebut terdapat tindak rawan kejahatan, Kapolda akan turun langsung dan berkantor di tempat tersebut.
"Kalau ada salah satu tempat yang ikut menyelenggarakan Pilkada serentak terdapat tindak rawan kejahatan, maka saya akan turun langsung dan berkantor di tempat tersebut," ungkap Iza saat ditemui usai melaksanakan Salat Dzuhur di Masjid Assaadah Polda Sumsel, Selasa (3/11/2015).
Saat disinggung mengenai di manakah tempat yang dianggap rawan tindak kejahatan, Iza mengatakan, menurutnya saat ini yang masih rawan adalah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
"Kemarin yang kita khawatirkan adalah Muratara terutama tentang anggaran tapi Waka Polda sudah turun ke sana dan bersama-sama menyelesaikan permasalahan tersebut," tuturnya.
Dengan demikian, masih dikatakan Iza, artinya anggaran Pilkada untuk di Sumsel sudah lancar semua dan saat ini pihaknya juga sudah menyiapkan para personel untuk pengamanan termasuk pergeseran pasukan seperti dari Brimob Lubuklinggau.
"Untuk kriminalitas masalah Pilkada saat ini tidak ada yang menonjol. Hanya di Ogan Ilir (OI) yang ada laporan tentang politik uang tapi itu sifatnya hanya sporadik sedangkan lain-lain tak ada masalah," jelasnya.(*)