 |
Pembangkit listrik |
Topikmetro.com - Pembangkit listrik pertama dalam Megaproyek 35 ribu Megawatt (MW), di Gorontalo, telah berhasil masuk dalam sistem kelistrikan Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo), Sabtu 16 Januari 2016.
Dikutip dari siaran pers PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang diterima VIVA.co.id, Minggu 17 Januari 2016, untuk sementara, dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Gorontalo berkapasitas 50 MW tersebut telah dioperasikan.
"Syukur Alhamdulillah seluruh proses pengerjaan telah berhasil diselesaikan. Untuk tahap awal, dua unit mesin generator yang masing-masing berkapasitas 25 MW secara bertahap akan masuk ke dalam sistem interkoneksi kelistrikan 150 kilo volt Sulawesi Utara dan Gorontalo," ujar Manager Senior Public Relations PLN, Agung Murdifi.
PLTG Gorontalo terdiri dari empat unit mesin generator yang masing-masing berkapasitas 25 MW. Mesin Turbin tipe TM 2500+ buatan pabrik General Electric (GE) di Hungaria ini telah terpasang dengan sempurna untuk tiap unitnya.
Perjalanan empat mesin turbin milik perusahaan Amerika ini terbilang cukup panjang, sejak diberangkatkan September 2015 dari pelabuhan Antwerp di Belgia. Kapal kargo MV Fortune selain membawa empat mesin turbin, juga membawa sejumlah peralatan utama untuk beroperasinya Mesin PLTG Gorontalo.
Kapal berbendera negara Antigua Barbuda dan berbobot hampir 12.700 ton ini, berlayar melalui Terusan Suez, dilanjutkan melalui Laut Merah, dan akhirnya tiba di Teluk Tomini pada 7 November 2015.
Sejak kedatangannya di Marisa, Kabupaten Pahuwato, Provinsi Gorontalo, pengerjaan keempat unit generator langsung dikebut. Setelah melalui serangkaian pengujian tegangan dan travo yang ketat, dua unit mesin pun dapat dioperasikan pada 16 Januari 2016.
"Mesin turbin tipe TM 2500+ merupakan mesin turbin gas yang andal dan bersih. Proses produksinya cukup cepat, serta kemudahan pemasangannya dalam waktu yang lebih singkat, sesuai untuk kebutuhan mendesak guna menyuplai listrik," tutup Manager Senior Public Relations, Agung Murdifi.
Cepatnya pengerjaan proyek PLTG Gorontalo ini sebagai wujud nyata keseriusan PT PLN untuk mengejar target pembangunan tenaga listrik 35 ribu MW yang menjadi program prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam bidang infrastuktur kelistrikan.(grc)