Topikmetro.com - Markas Besar Kepolisian Indonesia terus
bergerak cepat menindaklanjuti beredarnya ancaman yang dilakukan oleh
Komandan Abu Wardah Asy-Syarqi, yang beredar di media sosial.
“Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kepala Biro
Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Agus Rianto,
saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 23 November 2015.
Dalam
mengungkap video rekamanan kelompok teroris Mujahid Indonesia Timur
(MIT) Santoso, lanjut Agus, seluruh elemen di kepolisian terus di
telusuri. “Seluruh unsur yang kita miliki dan punya kapasitas untuk
melakukan upaya pengungkapan,” kata Agus.
Video rekaman suara
yang berjudul "Seruan Komandan Abu Wardah Asy-Syarqi" telah beredar di
laman jejaring sosial. Diduga video itu dibuat oleh buronon teroris
jaringan Santoso di Poso, Sulawesi tengah.
Rekaman tersebut berdurasi sembilan menit 43 detik, yang diunggah ke
akun Facebook bernama Muhammad Bahrunnaim Anggih Tamtomo pada Minggu, 22
November 2015.
Berikut petikan video suara rekaman yang telah beredar di media sosial;
"Kepada
para pejabat pemerintah Indonesia. Bertaubatlah, kembalikan hak Allah
yang telah kalian rampas. Sebelum datang kepada kalian, hari-hari yg tak
bermanfaat lagi pertaubatan," seperti dikutip dalam video tersebut, Senin 23 November 2015.
"
Kami
adalah tentara Daulah Islam, yang sedang mengingatkan kalian. Yang
kalian percaya atau tidak percaya, suka atau tidak suka, rela atau tidak
rela Panji Hitam ini akan berkibar dengan izin Allah di atas Istana
Merdeka dan akan kami hancurkan Polda Metro Jaya," ujar Abu Wardah dalam ancamannya.